{"id":37953,"date":"2020-11-10T18:40:39","date_gmt":"2020-11-10T08:40:39","guid":{"rendered":"https:\/\/8theb8.com.au\/cara-menggunakan-penekan-kebisingan-boss-ns-2-di-rig-anda\/"},"modified":"2021-06-01T11:06:30","modified_gmt":"2021-06-01T01:06:30","slug":"cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/","title":{"rendered":"Cara Menggunakan \u201cBOSS NS-2 Noise Supressor\u201d pada Rig Anda"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"37953\" class=\"elementor elementor-37953 elementor-20339\" data-elementor-post-type=\"post\">\n\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-49362c2c elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"49362c2c\" data-element_type=\"section\" data-e-type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-32dd0d24\" data-id=\"32dd0d24\" data-element_type=\"column\" data-e-type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-4c1a681 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"4c1a681\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Kebisingan atau noise. Setiap musisi, ahli audio, atau mixer konser pertunjukan tentu sudah tak asing dengan masalah noise. Desis atau dengungan yang mengesalkan, tidak diinginkan, dan merusak suasana hati yang sering kali menjadi saat-saat terburuk. Noise Ini bisa muncul dalam nada tinggi, sengau dan mid, low dan hum atau dalam bentuk lain.<\/p><p>Apa yang dimaksud dengan &#8220;noise&#8221; biasanya selalu berhubungan dengan sesuatu yang tidak diinginkan. Noise di sini tidak termasuk genre musik eksperimental, karena juga ada jenis musik yang disebut &#8220;noise&#8221; juga. Beberapa lagu dari genre musik keras ini sebenarnya cukup bagus. Noise dalam hal ini adalah audio yang dapat kita dengar tetapi tidak kita inginkan.<\/p><p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-36577\" src=\"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/noise.jpg\" alt=\"Kebisingan\" width=\"650\" height=\"401\" srcset=\"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/noise.jpg 650w, https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/noise-300x185.jpg 300w, https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/noise-20x12.jpg 20w\" sizes=\"(max-width: 650px) 100vw, 650px\" \/><\/p><p>Noise yang keluar dari suara gitar elektrik biasanya merupakan gangguan elektromagnetik (Electromagnetic Interference, EMI) di sekitar kita dalam era modern saat ini. EMI muncul dari kabel gitar, pickup, amplifier dan peralatan elektronik lainnya ketika dihubungkan dengan amplifier gitar elektrik (terutama amplifier dengan preamp gain yang tinggi), dan menghasilkan noise yang tidak diinginkan.<\/p><p>Kadang kala noise juga bisa berasal dari masalah pemeliharaan seperti kabel, lubang colokan kabel kotor, dan colokan pada pedal dan peralatan lainnya, amplifier yang rusak, pickup yang dipasang tidak sempurna atau alat gitar elektrik lainnya sebagai penyebab yang umum terjadi.<\/p><p>Karena setiap pemain dan pengaturannya berbeda, noise bisa berasal dari sebab yang berbeda-beda. Cara terbaik untuk menghindari noise adalah dengan menggunakan peralatan berkualitas, menjaganya dan diservis secara teratur. Mudah diucapkan tetapi sulit dilaksanakan. Sederhananya, Anda tahu kapan noise muncul dan pasti menginginkan supaya hilang.<\/p><p>Banyak pemain gitar yang bermain pada volume tinggi dan gain tinggi akhirnya membuat mereka \u201cbertempur\u201d dengan noise, hum, atau suara pantulan yang tidak diinginkan. Solusinya adalah menggunakan sebuah alat untuk mengalahkan berbagai gangguan tersebut. Bagi banyak pemain gitar elektrik, solusi itu adalah BOSS <a href=\"https:\/\/www.boss.info\/au\/products\/ns-2\/\">NS-2 Noise Suppressor<\/a>.<\/p><p><em><span style=\"color: #ff6600;\">Penulis: Byron Struck dan Matt Walsham untuk Blog Roland Australia<\/span><\/em><\/p><h2>MENGHILANGKAN NOISE<\/h2><p>Sejak produksinya pada tahun 1987 sampai saat ini, BOSS NS-2 adalah produk pedal gitar BOSS terlaris. Digunakan oleh semua orang dari pemain gitar rumahan sampai kelompok band internasional, seperti Metallica, Slipknot, U2, dan The Dillinger Escape Plan. Di antara banyak produk lainnya, BOSS NS-2 telah menjadi standar industri dalam alat penekan noise.<\/p><p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-36447\" src=\"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/ns2.jpg\" alt=\"NS-2\" width=\"250\" height=\"443\" srcset=\"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/ns2.jpg 250w, https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/ns2-169x300.jpg 169w, https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/ns2-11x20.jpg 11w\" sizes=\"(max-width: 250px) 100vw, 250px\" \/><\/p><p>Desainnya yang inovatif pada hari ini masih sama efektifnya dengan saat dirilis pertama kali. Anda bisa mengurangi noise yang tidak diinginkan pada alat musik Anda, atau menggunakannya sebagai alat penghasil tone untuk memperkaya tekstur sound ryhthm gitar secara agresif, tergantung bagaimana Anda memanfaatkannya untuk alat musik Anda, dan memahami cara kerjanya.<\/p><h2>MENYAMBUNGKAN ALAT<\/h2><p>Pada pandangan pertama, Anda akan melihat NS-2 memiliki 4 lubang colokan atau jack. Anda akan keliru karena berpikir itu adalah injakan atau pedal stereo in\/out, padahal sebenarnya adalah colokan INPUT\/OUTPUT dan SEND\/RETURN. Jack ini memungkinkan NS-2 dikonfigurasikan dalam 2 cara yang berbeda, tergantung pada alat musik Anda dan hasil yang Anda inginkan.<\/p><p>Untuk itu, kita akan menyebut kedua konfigurasi yang berbeda tersebut dengan metodr SIMPLE dan metoda ADVANCED.<\/p><h2>METODE SIMPLE<\/h2><p>Metode ini adalah cara paling mudah untuk menggunakan NS-2. Cukup menyambungkan NS-2 ke dalam rangkaian kabel alat musik Anda pada bagian terakhir SETELAH pedal atau amp yang menimbulkan noise.<\/p><p><strong>METODE SIMPLE dengan pedal Overdrive:<\/strong><br \/>GITAR &gt;&gt; INPUT Pedal OD<br \/>OUTPUT Pedal OD &gt;&gt; INPUT NS-2<br \/>OUTPUT NS-2 &gt;&gt; INPUT Amplifier<\/p><p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-36580\" src=\"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_Diagram1-1.jpg\" alt=\"Diagram Penekan Kebisingan NS-2\" width=\"650\" height=\"214\" srcset=\"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_Diagram1-1.jpg 650w, https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_Diagram1-1-300x99.jpg 300w, https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_Diagram1-1-20x7.jpg 20w\" sizes=\"(max-width: 650px) 100vw, 650px\" \/><\/p><p><strong>METODE SIMPLE dengan Ampli Gitar Gain-Tinggi* (*harus memiliki Loop FX):<\/strong><br \/>GITAR &gt;&gt; INPUT Amplifier<br \/>SEND Amplifier FX &gt;&gt; INPUT NS-2<br \/>OUTPUT NS-2 &gt;&gt; Return Amplifier FX<\/p><p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-36578\" src=\"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_Diagram2-1.jpg\" alt=\"Diagram Penekan Kebisingan NS-2\" width=\"650\" height=\"261\" srcset=\"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_Diagram2-1.jpg 650w, https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_Diagram2-1-300x120.jpg 300w, https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_Diagram2-1-20x8.jpg 20w\" sizes=\"(max-width: 650px) 100vw, 650px\" \/><\/p><p>Metode SIMPLE, seperti namanya, mudah pemakaiannya (Anda tinggal menghubungkannya seperti yang Anda lakukan pedal efek lain) dan sangat efektif dalam menghilangkan noise.<\/p><p>Kelemahan metode Simple adalah pada tingkat noise tinggi (biasanya pada pedal dan ampli dengan gain tinggi), maka Noise Suppressor akan mengalami kesulitan dalam membedakan antara noise dan suara gitar Anda yang sebenarnya.<\/p><p>Ketika tingkat suara total (suara gitar + noise) mencapai ambang batas deteksi pedal, NS-2 akan memotong SELURUH suara &#8212; baik noise yang tidak diinginkan DAN suara gitar. Hasil Ini dapat menimbulkan masalah ketika memainkan nada yang panjang dengan gain preamp yang tinggi. Ketika nada yang dimainkan mulai menghilang, NS-2 dalam metode Simple dapat \u201cmenutup\u201d dan memotong nada akhir.<\/p><p>Efek ini sebenarnya justru diinginkan oleh beberapa pemain. Gitaris yang memainkan gain tinggi , dengan ritme staccato sering menikmati efek &#8220;jeb-jeb&#8221; ini, yang dapat dimunculkan oleh Metode Simple. Jika Anda ingin menggunakan Noise Suppressor untuk &#8220;mengencangkan&#8221; ryhthm gain tinggi Anda, maka metode Simple bisa menjadi pilihan terbaik untuk Anda.<\/p><p>Namun, bagi banyak pemain \u2013 hasil suara yang agak &#8220;tidak wajar&#8221; ini dianggap dapat merusak tone gitar dan pengalaman bermain yang berlebihan. Untuk mengatasi masalah ini, NS-2 dilengkapi dengan &#8220;sirkuit deteksi&#8221; cerdas yang dirancang untuk membedakan antara suara gitar Anda dan noise yang tidak diinginkan. Agar dapat memanfaatkan fungsi ini, kita dapat menggunakan metoda ADVANCED.<\/p><h2>METODE ADVANCED<\/h2><p>Metode Advanced, (kadang-kadang disebut &#8220;metode 4 kabel&#8221; atau &#8220;Metode-X\/X-Pattern&#8221;) menggunakan sirkuit deteksi cerdas NS-2, dengan menggunakan semua 4 jack. INPUT NS-2 berisi sirkuit pendeteksi suara gitar; sedangkan sirkuit penekan noise terletak di dalam loop SEND\/RETURN dari NS-2.<\/p><p>Di bawah ini adalah cara melakukan sambungan:<\/p><p><strong>METODE ADVANCED dengan pedal Overdrive:<\/strong><br \/>GITAR &gt;&gt; INPUT NS-2<br \/>SEND NS-2 &gt;&gt; INPUT Pedal OD<br \/>OUTPUT Pedal OD &gt;&gt; RETURN NS-2<br \/>OUTPUT NS-2 &gt;&gt; INPUT Amplifier<\/p><p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-36573\" src=\"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_Diagram3.jpg\" alt=\"Diagram Penekan Kebisingan NS-2\" width=\"650\" height=\"252\" srcset=\"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_Diagram3.jpg 650w, https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_Diagram3-300x116.jpg 300w, https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_Diagram3-20x8.jpg 20w\" sizes=\"(max-width: 650px) 100vw, 650px\" \/><\/p><p><strong>METODE ADVANCED (&#8220;Metoda-X&#8221;), dengan Ampli Gitar Gain Tinggi* (*harus memiliki Loop FX):<\/strong><br \/>GITAR &gt;&gt; INPUT NS-2<br \/>SEND NS-2 &gt;&gt; INPUT Amplifier <br \/>SEND Amplifier FX &gt;&gt; RETURN NS-2<br \/>OUTPUT NS-2 &gt;&gt; Return Amplifier FX<\/p><p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-36574\" src=\"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_Diagram4.jpg\" alt=\"Diagram Penekan Kebisingan NS-2\" width=\"650\" height=\"265\" srcset=\"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_Diagram4.jpg 650w, https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_Diagram4-300x122.jpg 300w, https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_Diagram4-20x8.jpg 20w\" sizes=\"(max-width: 650px) 100vw, 650px\" \/><\/p><p>Artinya adalah Anda menggunakan gitar untuk memicu sirkuit penekan noise sehingga NS-2 dapat mengetahui berapa banyak noise yang perlu dipotong sebelum menekan seluruh noise pada alat musik Anda.<\/p><p>Ketika terhubung dengan benar menggunakan metode ini, NS-2 akan &#8220;mendeteksi&#8221; suara gitar Anda dan mengaktifkan sirkuit penekan noise hanya ketika suara gitar Anda mulai menghilang, menghasilkan suara gitar yang lebih alami.<br \/>NS-2 adalah pedal pertama di dunia yang menjadi model penekan noise dan tetap menjadi standar industri musik hingga saat ini.<\/p><p>Ketika Anda telah memiliki pedal yang menghasilkan dua metode di atas, maka NS-2 menjadi alat yang tak ternilai. Kunci untuk hasil yang optimal adalah memahami fungsi tombol-tombol kontrol utama.<\/p><h2>TOMBOL KONTROL NS-2<\/h2><p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-36570\" src=\"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/ns2_top.jpg\" alt=\"Penekan Kebisingan NS-2\" width=\"464\" height=\"266\" srcset=\"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/ns2_top.jpg 464w, https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/ns2_top-300x172.jpg 300w, https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/ns2_top-20x11.jpg 20w\" sizes=\"(max-width: 464px) 100vw, 464px\" \/><\/p><p>Knob-Putar THRESHOLD menentukan seberapa sensitif Penekan noise yang Anda inginkan, yaitu &#8220;Threshold&#8221; di mana Noise Supressor mulai melakukan tugasnya. Mengatur THRESHOLD hingga MAX akan memotong hampir semua suara, termasuk suara gitar. Jika Anda ingin menurunkannya sedikit, Anda masih akan mendapatkan suara feedback yang cukup baik, jika Anda mau. Sedikit keseimbangan di sini bisa menghasilkan suara yang baik.<\/p><p>Knob-Putar DECAY memungkinkan Anda untuk mengatur seberapa cepat atau lambat suara menghilang saat sirkuit noise supressor mulai bekerja. Pengaturan DECAY yang lebih lambat (MIN) akan menghasilkan suara gitar yang lebih alami, dan menghindari nada akhir yang panjang menjadi &#8220;terpotong&#8221; saat suaranya akan menghilang. Pengaturan DECAY yang lebih cepat (MAX) disukai banyak gitaris bergenre metal karena menciptakan suara &#8220;choppy&#8221; yang sesuai dengan permainan ritem dengan gain yang tinggi.<\/p><p>Tombol-Putar MODE menyediakan opsi penggunaan NS-2 dalam berbagai cara.<\/p><p>Jika Tombol MODE diputar ke arah REDUCTION, maka NS-2 akan menekan noise yang tidak diinginkan, mengikuti pengaturan oleh THRESHOLD. Untuk mengaktifkan mode Reduction, cukup mengarahkan Tombol Mode ke REDUCTION dan menekan pedal ON.<\/p><p>Dalam mode MUTE, NS-2 akan mematikan suara sepenuhnya setelah pedal dinyalakan &#8212; seperti tombol switch mati yang menghasilkan keheningan penuh.<\/p><p>Jika pedal tidak <em>dinyalakan <\/em>dalam mode MUTE, maka pedal akan berfungsi sama seperti dalam mode REDUCTION. Pada dasarnya, mode MUTE tidak memiliki fitur Bypass. Mode MUTE akan mengurangi noise, tetapi juga akan mematikan semua suara ketika Anda menginjak pedal ON.<\/p><p>MODE REDUCTION: Bypass (ketika pedal OFF) \/ dan Reduction atau menekan kebisingan (ketika pedal ON).<br \/>MODE MUTE: Reduction (ketika pedal OFF) \/ Mute atau mati total (ketika pedal ON).<\/p><h2>BAGAIMANA DENGAN EFEK SOUND?<\/h2><p>Oke, pertanyaan yang bagus. Anda benar-benar dapat menggunakan efek sound dan pedal-pedal lainnya dengan NS-2!<\/p><p>Namun.<\/p><p>Perlu diingat bahwa NS-2 memiliki fitur DECAY. Artinya, jika Anda menggunakan pedal efek DELAY atau REVERB berbasis waktu yang ditempatkan SEBELUM NS-2, akibatnya akan mematikan efek suara bagus yang dikehendaki. Cara terbaik untuk menggabungkan efek reverb dan delay dengan NS-2 adalah dengan menempatkan kedua sound effect tersebut SETELAH NS-2 menghilangkan noise. Anda juga dapat menempatkan pedal MODULATION jika Anda mau.<\/p><p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-36579\" src=\"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_Diagram5.jpg\" alt=\"Diagram Penekan Kebisingan NS-2\" width=\"650\" height=\"265\" srcset=\"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_Diagram5.jpg 650w, https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_Diagram5-300x122.jpg 300w, https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_Diagram5-20x8.jpg 20w\" sizes=\"(max-width: 650px) 100vw, 650px\" \/><\/p><p>Kita telah membahas penggunaan pedal overdrive dengan NS-2 sebelumnya dalam artikel ini. Tetapi, jika Anda menggunakan 4-kabel atau &#8220;metode-X&#8221;, satu-satunya pedal yang harus Anda colokkan sebelum NS-2 adalah tuner Anda.<\/p><p>Pengaturan apa pun yang Anda pilih, BOSS NS-2 Noise Suppressor akan membersihkan suara secara keseluruhan sambil mempertahankan dinamika dan nuansa permainan Anda. Pengaturan Ini juga akan mempertahankan nada Anda, terlepas apakah Anda menggunakan pengaturan pedal\/efek suara yang besar atau gitar dengan amp yang sederhana. Tentu saja pedal penting untuk pertunjukan live atau langsung, studio, dan latihan, (sama pentingnya dengan tuner!), namun BOSS NS-2 dapat menjadi alat idaman Anda untuk nada yang jernih dan tidak terhalang.<\/p><h2>Artikel Terkait<\/h2><p><a href=\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/metode-4-kabel-4cm-apa-adanya-dan-cara-menggunakannya-dengan-benar\/\">METODE 4 KABEL (4CM) &#8211; APA ITU DAN CARA MENGGUNAKANNYA DENGAN BENAR<\/a><br \/><a href=\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-merantai-pedal-efek-gitar-anda-bagian-1\/\">CARA MENYUSUN PEDAL EFEK GITAR ANDA &#8211; BAGIAN 1<\/a><br \/><a href=\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/alat-penting-untuk-gitaris-modern\/\">ALAT PENTING UNTUK GITARIS MODERN<\/a><br \/><a href=\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/pedal-boss-dari-pro\/\">PEDAL BOSS PARA GITARIS PROFESSIONAL<\/a><\/p><h2>Produk Terkait<\/h2><p><a href=\"https:\/\/www.boss.info\/au\/products\/ns-2\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-36569\" src=\"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/related-products_NS-2.jpg\" alt=\"Penekan Kebisingan NS-2\" width=\"720\" height=\"256\" srcset=\"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/related-products_NS-2.jpg 720w, https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/related-products_NS-2-300x107.jpg 300w, https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/related-products_NS-2-20x7.jpg 20w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/a><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-8dab95f elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"8dab95f\" data-element_type=\"section\" data-e-type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-95c3387\" data-id=\"95c3387\" data-element_type=\"column\" data-e-type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-f34e1d5 elementor-widget elementor-widget-button\" data-id=\"f34e1d5\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"button.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-button-wrapper\">\n\t\t\t\t\t<a class=\"elementor-button elementor-button-link elementor-size-sm\" href=\"https:\/\/www.boss.info\/au\/dealer_locator\/ns-2\/\" id=\"UA-8399780-24\">\n\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-button-content-wrapper\">\n\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-button-icon\">\n\t\t\t\t<i aria-hidden=\"true\" class=\"far fa-arrow-alt-circle-right\"><\/i>\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-button-text\">Temukan Toko<\/span>\n\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kebisingan atau noise. Setiap musisi, ahli audio, atau mixer konser pertunjukan tentu sudah tak asing dengan masalah noise. Desis atau dengungan yang mengesalkan, tidak diinginkan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":36571,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-site-content-layout":"","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"default","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[9602],"tags":[1353,1326,98,573,1354,1351,1352,570,123,752],"class_list":["post-37953","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-how-to-articles-id","tag-4-cable-method","tag-4cm","tag-boss","tag-distortion","tag-live-sound","tag-noise","tag-noise-suppressor","tag-ns-2","tag-overdrive","tag-pedals"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v21.5 (Yoast SEO v26.8) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Cara Menggunakan \u201cBOSS NS-2 Noise Supressor\u201d pada Alat Musik Anda - Roland Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Boss NS-2 adalah alat yang ampuh untuk mengurangi noise yang tidak diinginkan. Alat kecil ini sangat luar biasa. Perhatikan cara ...\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Petunjuk Penggunaan \u201cBOSS NS-2 Noise Supressor\u201d pada Alat Musik Anda\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Boss NS-2 adalah alat yang ampuh untuk mengurangi kebisingan yang tidak diinginkan. Alat kecil ini sangat luar biasa. Perhatikan cara menggunakannya untuk alat musik Anda pada artikel ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Roland Indonesia Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/RolandAUS\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-11-10T08:40:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-06-01T01:06:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/FB_NS-2.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Guest Blogger\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:title\" content=\"Petunjuk Penggunaan \u201cBOSS NS-2 Noise Supressor\u201d pada Alat Musik Anda\" \/>\n<meta name=\"twitter:description\" content=\"Boss NS-2 adalah alat yang ampuh untuk mengurangi kebisingan yang tidak diinginkan. Alat kecil ini sangat luar biasa. Perhatikan cara menggunakannya untuk alat musik Anda pada artikel ini!\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@Roland_AUS\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@Roland_AUS\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Guest Blogger\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/\"},\"author\":{\"name\":\"Guest Blogger\",\"@id\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/b04e6a7b305044fc27bc85d6f6765728\"},\"headline\":\"Cara Menggunakan \u201cBOSS NS-2 Noise Supressor\u201d pada Rig Anda\",\"datePublished\":\"2020-11-10T08:40:39+00:00\",\"dateModified\":\"2021-06-01T01:06:30+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/\"},\"wordCount\":1474,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_feature.jpg\",\"keywords\":[\"4-Cable Method\",\"4CM\",\"BOSS\",\"Distortion\",\"Live Sound\",\"Noise\",\"Noise Suppressor\",\"NS-2\",\"Overdrive\",\"pedals\"],\"articleSection\":[\"'How To' Articles\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/\",\"url\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/\",\"name\":\"Cara Menggunakan \u201cBOSS NS-2 Noise Supressor\u201d pada Alat Musik Anda - Roland Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_feature.jpg\",\"datePublished\":\"2020-11-10T08:40:39+00:00\",\"dateModified\":\"2021-06-01T01:06:30+00:00\",\"description\":\"Boss NS-2 adalah alat yang ampuh untuk mengurangi noise yang tidak diinginkan. Alat kecil ini sangat luar biasa. Perhatikan cara ...\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_feature.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_feature.jpg\",\"width\":720,\"height\":720,\"caption\":\"NS-2\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/rumah\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Menggunakan \u201cBOSS NS-2 Noise Supressor\u201d pada Rig Anda\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Roland Indonesia Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Roland Australia\",\"url\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/roland_logo.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/roland_logo.jpg\",\"width\":800,\"height\":276,\"caption\":\"Roland Australia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/RolandAUS\",\"https:\/\/x.com\/Roland_AUS\",\"https:\/\/instagram.com\/roland_aus\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/user\/RolandcorpAUS\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/b04e6a7b305044fc27bc85d6f6765728\",\"name\":\"Guest Blogger\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8df4efc4af0086015fd5ddf76cfe2868?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8df4efc4af0086015fd5ddf76cfe2868?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Guest Blogger\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Menggunakan \u201cBOSS NS-2 Noise Supressor\u201d pada Alat Musik Anda - Roland Indonesia","description":"Boss NS-2 adalah alat yang ampuh untuk mengurangi noise yang tidak diinginkan. Alat kecil ini sangat luar biasa. Perhatikan cara ...","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Petunjuk Penggunaan \u201cBOSS NS-2 Noise Supressor\u201d pada Alat Musik Anda","og_description":"Boss NS-2 adalah alat yang ampuh untuk mengurangi kebisingan yang tidak diinginkan. Alat kecil ini sangat luar biasa. Perhatikan cara menggunakannya untuk alat musik Anda pada artikel ini!","og_url":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/","og_site_name":"Roland Indonesia Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/RolandAUS","article_published_time":"2020-11-10T08:40:39+00:00","article_modified_time":"2021-06-01T01:06:30+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/FB_NS-2.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"Guest Blogger","twitter_card":"summary_large_image","twitter_title":"Petunjuk Penggunaan \u201cBOSS NS-2 Noise Supressor\u201d pada Alat Musik Anda","twitter_description":"Boss NS-2 adalah alat yang ampuh untuk mengurangi kebisingan yang tidak diinginkan. Alat kecil ini sangat luar biasa. Perhatikan cara menggunakannya untuk alat musik Anda pada artikel ini!","twitter_creator":"@Roland_AUS","twitter_site":"@Roland_AUS","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Guest Blogger","Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/"},"author":{"name":"Guest Blogger","@id":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/b04e6a7b305044fc27bc85d6f6765728"},"headline":"Cara Menggunakan \u201cBOSS NS-2 Noise Supressor\u201d pada Rig Anda","datePublished":"2020-11-10T08:40:39+00:00","dateModified":"2021-06-01T01:06:30+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/"},"wordCount":1474,"publisher":{"@id":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_feature.jpg","keywords":["4-Cable Method","4CM","BOSS","Distortion","Live Sound","Noise","Noise Suppressor","NS-2","Overdrive","pedals"],"articleSection":["'How To' Articles"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/","url":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/","name":"Cara Menggunakan \u201cBOSS NS-2 Noise Supressor\u201d pada Alat Musik Anda - Roland Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_feature.jpg","datePublished":"2020-11-10T08:40:39+00:00","dateModified":"2021-06-01T01:06:30+00:00","description":"Boss NS-2 adalah alat yang ampuh untuk mengurangi noise yang tidak diinginkan. Alat kecil ini sangat luar biasa. Perhatikan cara ...","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/#primaryimage","url":"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_feature.jpg","contentUrl":"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/NS2_feature.jpg","width":720,"height":720,"caption":"NS-2"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/cara-menggunakan-noise-supressor-boss-ns-2-di-rig-anda\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/rumah\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Menggunakan \u201cBOSS NS-2 Noise Supressor\u201d pada Rig Anda"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/#website","url":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/","name":"Roland Indonesia Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/#organization","name":"Roland Australia","url":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/roland_logo.jpg","contentUrl":"https:\/\/rolandindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/roland_logo.jpg","width":800,"height":276,"caption":"Roland Australia"},"image":{"@id":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/RolandAUS","https:\/\/x.com\/Roland_AUS","https:\/\/instagram.com\/roland_aus\/","https:\/\/www.youtube.com\/user\/RolandcorpAUS"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/b04e6a7b305044fc27bc85d6f6765728","name":"Guest Blogger","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8df4efc4af0086015fd5ddf76cfe2868?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8df4efc4af0086015fd5ddf76cfe2868?s=96&d=mm&r=g","caption":"Guest Blogger"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37953","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37953"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37953\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":51821,"href":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37953\/revisions\/51821"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/36571"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37953"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37953"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rolandindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37953"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}