Rekaman dari A-Z

Perekaman Musik dari A-Z

Entah itu Absorption (Penyerapan), Diffusion (Difusi), Condensers (Kondenser), Polarity (Polaritas) or Phase (Fase),istilah-istilah perekaman musik ini bisa membingungkan. Kami telah mengumpulkan berbagai sumber daya dalam artikel ini untuk membantu Anda menerjemahkan bahasa perekaman dan memilah DAW dari Driver Anda.

Dikontribusikan oleh David Jiang untuk Blog Roland Australia

INDEX

A-D
E-M
N-W
line
ABSORBTION/ PENYERAPAN (Akustik):Proses pengambilan sebuah gelombang suara ke dalam bahan penyerap seperti busa. Ini adalah salah satu cara memperlakukan ruangan secara akustik bersama difusi.
AMPLITUDO – Istilah teknis untuk volume atau lemah-kerasnya sinyal.
ANALOG:dalam istilah perekaman musik, analog mengacu pada manipulasi energi listrik menggunakan sirkuit yang dikendalikan tegangan listrik untuk membuat atau merekam gelombang suara.
ANTARMUKA AUDIO:Sebuah perangkat keras perekaman yang mengizinkan Anda merekam audio ke komputer dari berbagai sumber berbeda seperti MIKROFON, instrumen input langsung atau instrumen digital. Antarmuka audio biasanya terhubung ke komputer Anda menggunakan USB, Firewire atau Thunderbolt, meskipun terdapat juga beberapa kartu PCI khusus dan konektor non-standar yang dapat digunakan.
Audio Interface

AUTOMATION (OTOMATISASI):Sebuah fitur dalam DIGITAL AUDIO WORKSTATIONS yang mengizinkan Anda untuk memprogram hal-hal seperti gerakan PAN (Penempatan Posisi Suara dan pergerakkanFADER. Elemen lain juga dapat diotomatisasi seperti pengaturan plug in.
AUXILIARY (AUX): Penunjukan khusus untuk bus tambahan pada mixer yang biasanya digunakan untuk mengirimkan sinyal ke efek (AUX SEND) dan kembali ke mixer (AUX RETURN), ampli headphone dan tujuan lainnya.
DAYA BUS: Daya bus USB yang mengizinkan beberapa antarmuka yang lebih kecil untuk menggunakan kabel USB mereka sebagai sumber daya. Ini berarti Anda tidak memerlukan baterai atau adaptor daya AC. Daya bus USB adalah fitur bagus jika Anda membawa laptop untuk merekam musik jauh dari studio Anda.
CLIPPING:ketika sinyal melewati 0dB dalam sistem digital atau analog,maka sinyal tersebut akan “klip” dan menyebabkan distorsi yang menciptakan harmonik ke sinyal tersebut di mana akan terdengar seperti suara yang putus. Kliping analog bersifat halus dan cukup sering menjadi efek yang diinginkan dalam perekaman. Kliping digital di sisi lain tidak diinginkan karena dibandingkan menghaluskan bentuk gelombang ke dalam versi terdistorsinya,kliping tersebut meratakan garis sinyal pada 0dB yang menciptakan suara keras yang tidak menyenangkan ke telinga.
KOMPRESI (Berkas): Kompresi File adalah cara untuk membuat file berukuran besar menjadi lebih kecil, kompresi dapat menyebabkan kehilangan data, di mana kompresi membuang informasi (file MP3 atau AAC) atau kehilangan di mana kompresi menghapus informasi berlebihan yang nantinya dapat dikompilasi ulang ke kondisi aslinya (file FLAC).
KONVERTER (ADC, DAC): Antarmuka audio apapun perlu mengubah sinyal analog yang diterimanya menjadi sinyal digital menggunakan konverter analog ke digital (ADC) sehingga komputer dapat membacanya. Antarmuka ini juga perlu mengubah sinyal digital kembali ke analog menggunakan konverter digital ke analog (DAC) sehingga headphone atau speaker monitor Anda dapat memutar musiknyakembali. Konverter berkualitas tinggi akan memastikan bahwa audio yang dikonversi masuk ke suatu perangkat tertentu akan terdengar sama ketika dikonversi kembali untuk dikirim keluar dari perangkat tersebut.

DI Box: Direct Inject Box, digunakan untuk mengkonversi sinyal impedansi rendah yang tidak seimbang menjadi sinyal seimbang impedansi tinggi. Untuk informasi selengkapnya tentang DI Box, silakan lihat artikel ini
DIFFUSION/DIFUSI (Akustik):Sebuah proses untuk menyebarkan FREKUENSI dari sebuah gelombang suara menggunakan permukaan multi-segi. Ini adalah salah satu cara mengatur ruangan secara akustik bersamaan denganabsorsi.
DIGITAL: Dalam istilah perekaman, digital mengacu pada interpretasi sinyal analog menggunakan pemrosesan sinyal komputer (atau mengubah sinyal listrik menjadi bilangan0 dan 1 dan sebaliknya). Beberapa instrumen membuat suara mereka di area digital dan kemudian mengonversinya menjadi analog sehingga kita dapat mendengarnya.
DIGITAL AUDIO WORKSTATION (DAW): Sebuah piranti lunak audio yang mengizinkan Anda untuk merekam, memadukan musik dan membuat rekaman master. Beberapa DAW juga menyertakan komponen pengeditan audio, pertunjukkan langsung dan opsi sinkronisasi video. Terdapat banyak DAW berbeda di luar sana. Untuk itu, temukan satu DAW yang membuat Anda nyaman dan nikmatilah!
DIRECT MONITORING (PEMANTAUAN LANGSUNG):Sebuah antarmuka dengan pemantauan langsung mengizinkan Anda untuk mendengarkan dengan tepat apa yang Anda mainkan secara real time(langsung dan instan) tanpa mengharuskan sinyal tersebut dikirim ke komputer Anda dan kemudian kembali lagi ke Anda. Jika Anda merekam dengan sejumlah besar trek dan piranti lunak pemantauan Anda memberatkan performa pertunjukkan Anda, maka ini adalah fitur yang bagus untuk digunakan.
DRIVER: Piranti lunak yang mengizinkan antarmuka audio Anda bekerja dengan komputer Anda. Untuk komputer Windows, opsi terbaik biasanya berupa driver ASIO, sedangkankomputer Mac menggunakan driver Core Audio. Antarmuka Roland dilengkapi dengan driver untuk Windows dan Mac.
EFEK: sebuah proses yang meningkatkan suara secara artifisial.Terdapat banyak sekali jenis efek.Untuk mengetahui berbagai jenis efek yang paling umum digunakan, silakan baca artikel FX-101 kami.

Kembali ke Atas

FADER: Sebuah kontrol pada mixer yang digunakan untuk menambah atau mengurangi volume treknya.

FORMAT FILE: Cara data komputer disimpan dalam file. Rekaman biasanya disimpan dalam salah satu dari lima format file utama:

WAV: Format file paling umum yang TANPA KOMPRES DAN TANPA KEHILANGAN DATA.

 AIFF: Sebuah format file yang kurang umum yang TANPA KOMPRES DAN TANPA KEHILANGAN DATA.

 MP3: Format file yang paling umum yang DIKOMPRES DAN KEHILANGAN DATAdi mana menghasilkan ukuran file yang kecil namun dengankualitas audio yang rendah.

AAC: Sebuah format file yang kurang umum yang DIKOMPRES DAN KEHILANGAN DATA di mana menghasilkan ukuran file yang kecil namun dengan kualitas audio yang rendah.

FLAC: Sebuah format file yang DIKOMPRES DAN KEHILANGAN DATA di mana menghasilkan ukuran file yang lebih tinggi dibanding MP3 atau AAC namun tidak mengorbankan kualitas audio.Butuh sebuah media player (pemutar media) yang dapat menginterpretasikan file FLAC.

FREKUENSI: merujuk pada sejumlah waktu per detik di mana sebuah siklus gelombang suara mengalami pengulangan,frekuensi yang lebih tinggi menghasilkan sebuah pitch (nada) yang terdengar lebih tinggi. Frekuensi tersebut juga digunakan sebagai jalan singkat untuk mendeskripsikan gelombang suara dalam audio berdasarkan pitch mereka.
FREKUENSI DASAR – merupakan FREKUENSIdari sebuah bentuk gelombang berkala. Sebuah alat musik yang dimainkan di konser A memiliki frekuensi dasar 440Hz.
GAIN:Istilah lain untuk level.
GROUND LIFT: Jika Anda mengalami bunyi hum(deruman) atau buzz(dengungan) dalam sinyal Anda, bergantung dari mana deruman tersebut berasal, tombol ground liftterkadang dapat menghentikannya.
Hi-Z: Sebuah tombol Hi-Z mengizinkan Anda untuk menghubungkan gitar atau bass listrik atau akustik langsung ke antarmuka audio Anda tanpa kehilangan frekuensi tinggi apapun. Cara ini bagus untuk mengirimkan suara gitar Anda ke piranti lunak amplifier. Jika Anda tidak memiliki komponen ini pada antarmuka audio Anda, maka sebuah DI Box akan dapat melakukan triktersebut. (Lihat artikel iniuntuk informasi lebih lanjut tentang DI Box).
I/O:Singkatandari “in/out,” seperti pada “inputdan output.”
MIKROFON: Sebuah mikrofon adalah sejenis TRANSDUSERyang mengambil suara eksternal yang menggerakkan membran internalnya dan mengubahnya menjadi sinyal elektrik. Terdapat tiga jenis mikrofon utama yang mungkin Anda temui saat merekam.

Dinamis: Sebuah mikrofon dinamis menggunakan sebuah membran yang melekat pada sebuah kumparan yang mengelilingi sebuah magnet. Gelombang suara menggerakkan membran dan kumparan yang menghasilkan arus listrik. Mikrofon dinamis sangat tahan lama dan dapat menangani LEVEL TEKANAN SUARAyang tinggi sehingga alat ini sering digunakan dalam aplikasi pertunjukkan langsung namun alat ini tentu saja memiliki tempatnya di studio sebagai mikrofon utama yang solid.

Kondensor: Sebuah mikrofon kondensor menggunakan sebuah membran tipis yang dilapisi bahan konduktif dan ditempatkan sejajar dengan sebuah charged back plate(pelat belakang bermuatan listrik)untuk membuat sebuah kapasitor. Gelombang suara menggerakkan membran yang mengubah kapasitansi yang diukur terhadap resistor dan diubahmenjadi arus listrik positif dan negatif. Mikrofon kondensor memerlukan DAYA PHANTOM untuk berfungsi dan kurang tahan lama dibanding mikrofon dinamis. Namun, mikrofon tersebut lebih sensitif terhadap transien dan secara umum memberikan Anda sinyal yang lebih akurat. Kondensor sering digunakan dalam aplikasi studio namun juga dapat ditemukan di atas panggung.

Ribbon (Pita): Sebuah mikrofon pita menggunakan sebuah membran setipis pita yang ditangguhkan di dalam sebuah medan magnet. Pita tersebut terhubung langsung ke output mikrofon dan getaran di pita menghasilkan sinyal listrik. Mikrofon pita sangat peka dan tidak boleh dipasok dengan DAYA PHANTOM.Mikrofon ini paling sering ditemukan dalam penggunaan di studio namun jarang digunakan dalam situasi pertunjukkan langsung.

RT-30K

Piezo:Mikrofon piezo menggunakan material yang menghasilkan arus listrik ketika terdistorsi sebagai membran. Ini membuat mikrofon dapat menangkap getaran ketika ditempatkan dekat dengan instrumen. Drum elektronik menggunakan pemicu piezo untuk mendeteksi pukulan drum. Untuk informasi lebih lanjut tentang berbagai drum trigger (pemicu drum), lihatlah panduan lengkap kami mengenai drum hibrida.

MIDI in/out: MIDI mengizinkan Anda untuk menghubungkan keyboard pengontrol
Anda, synth gitar,V-Drums kit atau instrumen lain dengan output MIDI ke antarmuka audio Anda untuk mengakses berbagai instrumen virtual di dalam piranti lunak DAW Anda. Alat ini juga mengizinkan Anda untuk mengirimkan data yang sama ke instrumen apapun dengan input MIDI untuk memainkan suaranya dari jarak jauh pada instrumen itu.

Kembali ke atas

FREKUENSI NYQUIST: Sama dengan setengah sample rate (laju sampel). Frekuensi Nyquist membantu menentukan tingkat sampel minimum dari sebuah rekaman di mana frekuensi apapun yang lebih rendah dari dua kali lipat,maka frekuensi Nyquist akan mengeluarkan pesan kesalahan. Batas pendengaran manusia beradadi sekitar frekuensi 20kHz.Inilah sebabnya mengapa sample rate minimal 44,1kHz direkomendasikan untuk audio berkualitas tinggi.
OHM (Ω):satuan unit pengukuran untuk RESISTENSI elektrik di antara dua titik dari sebuah konduktor. Ohm umumnya digunakan untuk menunjukkan kecocokan instrumen, MIKROFONserta input dan output speaker. Untuk penjelasan yang lebih teknis,silakan baca di sini: https://en.wikipedia.org/wiki/Ohm.
PANNING:Penentuan posisi kiri/kanan dari sebuah sinyal dalam gambaran stereo.
DAYA PHANTOM:sebuah perangkat yang dilengkapi dengan daya phantom mengizinkan Anda untuk mencolokkan transistor atau MIKROFONkondensor elektrik.Studio rekaman umumnya menggunakan mikrofon kondensor untuk merekam vokal, drumoverhead, amplifier mikrofon dan instrumen akustik karena kejernihan dan sensitivitasnya. Ini adalah fitur yang harus dimiliki bila Anda berencana untuk merekam suara berkualitas tinggi di dalam pekerjaan Anda atau merekam musik band. Daya phantom biasanya berkisar 48volt untuk mikrofon kondensor transistor atau dalam rentang 1,5–9volt untuk mikrofon kondensor elektrik.
a id=”R101polarityPhase”>POLARITAS dan FASE: Polaritas merupakan arah dari sebuah medan listrik, yang dinyatakan dengan muatan positif (+) atau muatan negatif (-). Dalam perekaman, sebuah transduser mengirimkan sinyalnya ke kabel positif dan negatif untuk membentuk sebuah gelombang audio. Jika dua MIKROFON menghadapke sumber yang sama dengan ketinggian dan jarak yang sama dari sumbernya, maka sinyal dari kedua mikrofon tersebut akan berada dalam fase yang sama. Namun, jika polaritas salah satu mikrofon dibalik, maka muatan positif dan negatif dari dua bentuk gelombang tersebut akan membatalkan satu sama lain dalam sebuah proses yang dikenal sebagai phase cancellation (pembatalan fase).
POLAR PATTERN (POLA KUTUB):  Sensitivitas dari sebuah MIKROFON terhadap suara yang datang dari sudut tertentu. Terdapat empat pola kutub utama yang umumnya digunakan oleh mikrofon.

Kardioid:Sebuah pola kutub yang menyerupai bentuk hati. MIKROFON kardioid paling sensitif di bagian depan dan secara progresif menjadi kurang sensitif saat Anda mengelilingi sisi mikrofon sampai alat tersebut benar-benar menolak suara yang berasal dari belakang mikrofon.

Hiperkardioid: Sebuah pola kutub yang mirip dengan pola kardioid namun dengan lebih sedikit sensitivitas dari MIKROFONdengan sensitivitas yang sedikit meningkat terhadap suara yang berasal dari belakang mikrofon dalam jarak pendek. Akibatnya, setiap penggunaan mikrofon hiperkardioid dalam perekaman harus ditempatkan pada sudut 120 derajat dari sumber suara apapun yang ingin Anda tolak.

Bi-directional (Dua arah): Sebuah pola kutub yang juga dikenal sebagai sebuah figure 8dikarenakanalat tersebut paling sensitif di bagian depan dan belakang mikrofon dan sepenuhnya menolak sumber suara dari samping. Pola kutub ini paling sering ditemukan pada MIKROFONPita dan beberapa mikrofon kondensor.

Omni-directional (Semua arah): Sebuah pola kutub yang sama-sama sensitif terhadap sumber suara dari semua sudut. MIKROFONini sangat baik untuk merekam suara ruangan.

Polar Patterns
PREAMP: SebuahMIKROFONmenghasilkan output level sinyal yang sangat rendah. Sebuah preampmeningkatkan sinyal mikrofon ke level yang dapat kita dengar. Alat ini juga dapat meningkatkan volume instrumen Anda jika diperlukan. Preamps yang bagus juga dapat memberi Anda sebuah rentang dorongan yang layak tanpa menambahkan banyak suara bising elektronik.
RESISTEN: sebuah kuantitas elektrik yang mengukur bagaimana perangkat mengurangi arus listrik yang mengalir di dalamnya. Resisten diukur dalam ohm (Ω).
SAMPLE RATE (LAJU SAMPEL): Audio kualitas CD memiliki laju sampel 44,1 kHz atau 44.100 “potret” audio yang diambil setiap detik. Laju sampel yang lebih tinggi memberi Anda salinan digital yang lebih jelas dari sinyal analog. Konverter yang baik juga memberi Anda opsi laju sampel yang lebih tinggi dari level normal 44,1 kHz seperti 48 kHz (standar untuk video) hingga 352,8 kHz.
a id=”R101S1LKI”>S1LKI: Sebuah teknologi baru dari Roland MOBILE UA dan SUPER UA yang menawarkan konversi Digital ke Analog 1-bit yang dapat meningkatkan rentang dinamis secara sangat luas, sama seperti halnya dengan menawarkan laju sampel 352kHz ke DSD64 5.8MHz. (maksimal 128 kali laju sampel audio CD 44,1 kHz).
SOUND PRESSURE LEVEL / LEVEL TEKANAN SUARA (SPL): Sebuah pengukuran sinyal audio dalam ruang nyata yang diukur dengan kekuatan gelombang suara dalam desibel (dB). Tingkat SPL yang tinggi dapat merusak pendengaran Anda dengan serius.Untuk itu, berhati-hatilah saat Anda menggeber speaker Anda!
TRANSDUSER: Sebuah perangkat yang mengubah tekanan suara menjadi sinyal elektrik atau sebaliknya. MIKROFONdan Speaker adalah contoh transduser.
WAVEFORM (BENTUK GELOMBANG):tampilan grafis dari sebuah gelombang tekanan suara dari waktu ke waktu.

Kembali ke Atas

Related Posts

'How To' Articles

A-to-Z Istilah Synthesizer

Istilah yang digunakan dalam dunia sintesizer – dapat sangat membingungkan – terutama bagi pemula … apa itu ADSR, envelope, oscillator??? Dengan membuka manual, akan mudah

Read More »
'How To' Articles

Tips Rekaman Bagian 1 –Tinjauan Umum

Ilustrasi Tinjauan Umum Tips Merekam Musik: SONAR Menciptakan Perilisan Rekaman Musik Berkualitas Peralatan Musik Terjangkau Penulis: Pemimpin Redaksi, Paul White untuk Sound on Sound dan Roland UK

Read More »
Scroll to Top

SIGN UP TO DOWNLOAD
THIS TD-50 CUSTOM PATCHES

Created by Roland V-Drums specialist Simon Ayton, these patches were designed using the internal factory sounds and many of the techniques covered in the TD-50 guide. Enjoy exploring the possibilities!