Anak Saya Ingin Belajar Bermain Drum

anak ingin belajar bermain drum

” Ibu, saya ingin belajar bermain drum“.

Sungguh aneh bagaimana beberapa kalimat memiliki kekuatan untuk membangkitkan rasa takut pada orang tua ketika diucapkan oleh putra-putri mereka.

Anak saya Jamie (JJ) berusia delapan tahun. Harus saya akui, dia menikmati memukul barang-barang dengan tongkat, jadi seharusnya saya bisa melihat hal ini akan terjadi.

Saya menarik nafas dan berkata, “Wow, drum! Benar nih? Kenapa harus main drum?”

Rupanya, di kelas musik sekolahnya, ia mengangkat tangannya untuk bermain bersama band sekolah. Setelah mencoba beberapa alat musik, Gurunya mengatakan kepada JJ bahwa ia adalah pemain drum secara alami (ngomong-ngomong, saya tahu di mana Guru musiknya tinggal …).

Impian saya tentang sore yang tenang, dengan anak-anak bermain di luar dengan anjing, hancur pada saat itu.

Saya selalu menganggap diri saya rasional namun berpikiran terbuka. Saya mengatakan kepada JJ bahwa saya ingin berbicara dulu dengan Ayahnya dan kami bisa membicarakan kembali tentang ‘hal drum ini’ di pagi berikutnya.

Fiuh! Ia pergi ke luar untuk bermain dan saya langsung membuka Google. Hasil pencarian pertama saya adalah, ‘Bisakah Anda berlatih drum dengan tenang’.

Penulis: Sarah Jenkins untuk Blog Roland Australia

Manfaat belajar drum bagi seorang anak

Seperti disebutkan di atas, saya penggemar berat penelitian online. Saya tidak tahu apakah saya akan mempercayai dr. Google untuk mendiagnosis rasa sakit di dada saya, tetapi saya pasti mencari jawaban atas pertanyaan menantang tetang kehidupan lainnya.

Saya harus mengatakan, riset drum saya muncul dengan beberapa hasil yang mengejutkan.

Sebagai permulaan, ada banyak alasan bagus untuk mendorong anak Anda mempelajari drum.

Rupanya, drum adalah:

  1. Alat musik yang sebenarnya. Banyak musisi hebat belajar memainkan drum dan menganggapnya sebagai “alat musik utama yang sempurna yang melengkapi semua alat musik lainnya’
  2. Baik untuk kesehatan fisik  – inilah artikelnya

     

  3. Bagus untuk ketajaman mental, koordinasi dan ketangkasan
  4. Sangat baik untuk meningkatkan interaksi sosial dan keterampilan mendengar
  5. Jauh lebih baik daripada video game untuk kesehatan mental, terutama pada anak-anak

Kemudian saya menemukan Cawan Suci-nya.

'Drum elektrik' ini cukup tenang dan dilengkapi dengan banyak fitur pembelajaran! Alat musik ini juga mudah dipindahkan dan relatif murah.

Artikel-artikel online itu bisa ‘membuat saya tenang'!

Menurut saya, salah satu peran orang tua adalah dapat melakukan analisis biaya dan manfaat (cost and benefit analysis) pada suatu keputusan yang banyak diperdebatkan.

Dalam kasus memperkenalkan drum ke rumah kami, perhatian utama saya pasti kebisingan. Harus diakui, di sekitar sini banyak hal-hal yang sedikit gaduh … tetapi drum? Benarkah? Saya bahkan tidak bisa membayangkan belajar bermain drum terdengar seperti apa.

Di sisi lain, saya ingin menyemangati JJ ketika ia menemukan aktivitas yang disukai. Saya selalu mendorongnya untuk belajar dengan rajin; tampaknya adil bahwa saya juga mencoba untuk membuat hidup JJ menyenangkan.

Titik balik bagi saya adalah ketika membaca artikel oleh seorang Guru musik. Ia mengatakan bahwa jika putra-putri Anda benar-benar menunjukkan minat pada musik, tolong dukung mereka. Ia telah melihat kehidupan anak-anak berubah dengan belajar alat musik, berkali-kali.

Musik membantu putra-putri Anda untuk fokus. Ketika mendengarkan dan bermain musik, dunia yang penuh akan tekanan teman sebaya, video game, dan pekerjaan rumah seketika menghilang. Ada juga rasa prestasi yang mendalam ketika mampu memainkan alat musik. Hal ini dapat mengembangkan kepercayaan diri dan membawa sukacita yang menyebar ke semua bidang kehidupan putra-putri Anda.

Sulit untuk berdebat dengan para profesional.

Malam itu saya mendiskusikan ambisi bermain drum JJ kepada suami dan, tidak mengherankan, ia mendukung sepenuhnya. (Saya tampaknya ingat seperangkat alat musik drum yang ditinggalkan di kamar bujangannya ketika kami bertemu …)

Jadi, keesokan paginya kami memberikan jempol kepada JJ. Tentu saja, jika kita akhirnya membelikannya drum, dengan beberapa syarat.

Dia harus:

  1. Merawat drumnya dengan sangat baik
  2. Mengikuti les drum dan berlatih secara teratur
  3. Merapihkan tempat tidurnya seumur hidupnya

Dan perjalanan dimulai...

Kami menerima surat resmi dari sekolah yang meminta persetujuan kami untuk mengizinkan JJ datang ke sekolah lebih awal, dua kali seminggu, dan berlatih dengan band sekolah. Sangat bangga, anak kami sang musisi!

Mereka juga menyarankan kami untuk menemukan Guru drum sesegera mungkin (saran yang baik!). Seorang Guru dapat merekomendasikan drum pemula (semoga drum elektrik!) sehingga JJ dapat berlatih di rumah.

Jadi, dengan saya menjadi saya, saya mencari secara online dan menemukan sekolah musik yang mengajarkan bermain drum, dan saya memasukkan JJ ke salah satu kelas les drum.

Pelajaran drum pertama 'Kami'

Saya pergi dengan JJ menuju les drum pertamanya untuk bertemu Gurunya, Toby.

Harus saya akui, Toby membuat semuanya terdengar cukup menarik. Ia mengenal sekolah JJ dengan baik, dan telah mengajar beberapa siswa mereka di masa lalu. Kami berbicara tentang banyak hal termasuk peran pemain drum dan komitmen yang diperlukan agar pandai dalam bermain.

Jeda sebelum Anda membeli

Saya bertanya kepada Toby tentang alat musik drum terbaik untuk dipelajari dan ia berkata,

Tidak selalu menjadi ide terbaik untuk bergegas keluar dan membeli drum, hanya karena anak Anda mengatakan mereka ingin belajar bermain drum. Sebagian besar sekolah memiliki pad latihan untuk dibawa pulang oleh siswa yang bermain drum ketika mereka pertama kali belajar. Jika tidak, Anda dapat membeli satu set pad dari karet sekitar 200 ribu Rupiah.

Saya harus mengakui, gagasan untuk memukul pad benar-benar tidak menyemangatkan saya (maksud saya JJ), jadi saya bersikeras mengenai membeli drum.

Toby setuju bahwa peralatan elektrik merupakan alat yang cocok. Keuntungan dari bisa berlatih dengan headphone dan tidak mengganggu bagian rumah lainnya itu penting, terutama ketika Anda pertama kali belajar (hore!).

Karena itu, ia menyarankan untuk membeli drum elektrik yang bagus. Rupanya, peralatan elektrik yang lebih murah tidak begitu bagus. Alat musik drum dengan harga menengah akan memiliki ‘suara dan nuansa yang lebih baik’ dan akan mendorong JJ untuk bermain. Yang penting, mereka terhubung ke tumpukan alat belajar yang akan membuat semuanya tetap menarik. Kemudian, jika JJ memutuskan tidak menyukai bermain drum dalam waktu setahun, drum yang lebih baik akan mempertahankan nilainya.

Ia merekomendasikan toko musik untuk didatangi.

Pilihan lain adalah menyewa drum! Anda dapat menyewa peralatan elektrik yang bagus dengan harga sekitar Rp. 500 ribu sebulan dan melihat apakah anak Anda tetap menggunakannya.

Membeli Kit Drum

Saya berbicara dengan suami ketika kami tiba di rumah dan kami memutuskan untuk pergi membeli drum pada akhir pekan.

Artikel yang Disarankan untuk Dibaca: Panduan Pemula untuk Membeli Drum

Artikel yang Disarankan untuk Dibaca: Haruskah Saya Belajar Drum Elektrik atau Akustik

Untuk meringkas (tidak membenarkan!), berikut adalah alasan mengapa sebuah drum elektrik paling cocok untuk kami.

Drum elektrik:

  1. Cukup tenang – Anda dapat berlatih dengan headphone – Artikel yang disarankan untuk Dibaca: Mengurangi kebisingan drum elektrik
  2. Memiliki nuansa yang mirip dengan drum akustik tradisional (sehingga putra kami dapat dengan mudah beralih ke drum di sekolah dengan mudah)
  3. Dilengkapi dengan software untuk belajar dan akses ke tautan online (lebih lanjut tentang ini nanti)
  4. Cukup baik dan dilengkapi dengan banyak fitur yang berbeda untuk membuat semuanya menarik!
  5. Bahkan dapat merekam permainan Anda dan terhubung dengan Bluetooth

Kami pergi ke toko musik pada hari Sabtu dan melihat-lihat. Harus saya akui, raut wajah suami dan JJ membuat suasana menyenangkan.

Mereka bersemangat! Setelah mencoba hampir setiap drum di toko, mereka berdua sepakat pada yang pertama mereka coba. Seperti mengingatkan ketika saya belanja. Kami juga membeli beberapa headphone, stik drum, pedal bass-drum dan bangku.

Dengan penuh kegembiraan, kami memuat semuanya ke dalam mobil dan pulang ke rumah.

Dan dengan begitulah kesenangan dimulai...

Suami dan JJ mengatur drum di ruangan lantai bawah. Ruangan ini memiliki karpet di lantai dan sekarang terdapat beberapa poster pemain drum di dinding (tambahan baru-baru ini).

Sejauh ini baik-baik saja. Satu-satunya biaya berkelanjutan sampai saat ini adalah beberapa stik drum. Anjing Labrador kami merasa bahwa semua tongkat itu adalah miliknya

Cara terbaik untuk mempelajari drum

a. Cari seorang Guru

Seperti yang disebutkan sebelumnya, hal ini tidak sulit.

Ketika memulai belajar alat musik, seorang Guru dapat menjadi perbedaan antara mempelajari alat musik atau hanya bermain-main saja

JJ menyukai latihan bermain drum bersama Toby. Saya harus mengatakan, saya terkesan pada seberapa cepatnya ia berkembang. Ia telah mempelajari lagu-lagu untuk band sekolah dan juga memainkan beberapa music rock klasik yang saya sukai.

Yang terpenting adalah, Toby membantu menyusun proses belajar JJ. Ia meminta JJ mempraktikkan ‘dasar-dasarnya’ untuk mengembangkan teknik, juga memberinya latihan baru untuk diselesaikan setiap minggu dan mendorong JJ untuk bermain bersama dengan lagu-lagu favoritnya.

b. Berlatih dengan band sekolah dan ‘bermain musik bersama’ dengan teman-teman

Bermain dengan band sekolah secara teratur membuat JJ tetap fokus. Di satu sisi, ia menjadi lebih baik agar tidak mengecewakan anggota band lainnya. Saya menantikan konser di akhir tahun.
Di sekolah musik Toby, mereka memiliki program di mana musisi-musisi muda membentuk band dan berlatih bersama seminggu sekali. Hal ini mengesankan! Musisi yang lebih tua membimbing mereka dan mereka mempelajari tentang pemilihan lagu, menulis musik, merekam, dan bahkan tampil!

Saya sendiri pun berharap agar bisa bergabung!

C. Tutorial dan video online

Banyak hal tidak seperti ini ketika saya tumbuh dewasa! Terdapat tutorial gratis tak terbatas yang mencakup semua yang perlu Anda ketahui ketika belajar bermain drum.

Ada juga beberapa kursus hebat yang membimbing Anda melalui struktur yang lebih formal.
Berikut adalah beberapa yang telah ‘kami’ lihat:

1. Melodics – Gratis dan berlangganan –
JJ menyukai Aplikasi ini karena seperti permainan. Bahkan versi gratis akan mengajarkan Anda banyak sekali selama setahun! Berfungsi dengan sangat baik dengan drum elektrik Roland.

Tautan: https://melodics.com/landing/partners/roland/vdrums

2. Udemy – Biaya kursus untuk pemula sekitar $ 20 dan memiliki nilai yang besar
Mencakup lebih dari 10 jam video instruksi dan mencakup semua yang perlu Anda ketahui sebagai pemula. Berikut tautannya:

Tautan: https://www.udemy.com/learndrums/

3. Drumeo – Lagi-lagi tumpukan konten gratis dan banyak video inspirasional!
Terdapat bagian lengkap tentang dasar-dasar dengan 40 video gratis. JJ benar-benar menyukai yang satu ini juga!

Tautan: https://www.drumeo.com/

D. Mempraktekkan Permainan Dasar

Permainan dasar adalah blok bangunan untuk bermain drum. Permainan dasar adalah berbagai pola berbeda untuk mengembangkan koordinasi dan ‘kosakata’ berirama dari setiap pemain drum.

Berlatih drum juga memiliki potensi untuk membuat Anda gila di dalam mobil dalam perjalanan ke sekolah.

Dengan beberapa istilah seperti Paradiddle, Flamacue dan Dragadiddle terkadang saya bertanya-tanya apakah JJ membuat kemajuan atau malah kemunduran.

Tautan: https://www.40drumrudiments.com/

E. Gunakan headphone dan bermain dengan lagu yang Anda sukai

Pada usia delapan tahun, saya terkejut bahwa JJ sudah memiliki daftar lagu yang ia suka mainkan. Saya tidak benar-benar memiliki lagu favorit sampai saya berusia sekitar 12 tahun.

Ia bisa memainkan lagu yang sama berulang-ulang. Inilah inti kebahagiaan itu! Saya berterima kasih kepada drum elektrik.

Kata akhir...

Saya tidak pernah berpikir bahwa saya akan menjadi ‘ibu drum’. Saya bahkan tidak yakin apakah hal itu ada.

Jika putra-putri Anda memberi tahu bahwa mereka baru saja bergabung dengan band sekolah, saya harap Anda dapat mendorong mereka. Saya telah melihat putra kami menemukan sesuatu yang benar-benar ia cintai. Ia berada di dua band dan memiliki teman -teman ‘musisi’ yang membuatnya tidak sabar untuk bisa berkumpul bersama.

Kelebihan lainnya, JJ sekarang merapikan tempat tidurnya! Dan sejujurnya, rumah kami tidak pernah sepi.

Produk-produk terkait

Artikel Terkait

Related Posts

Featured

Belajar Bermain Drum

Banyak yang mengatakan bahwa seorang pemain drum dilahirkan dengan stick drum di tangan mereka. Ritme melalui mengalir di pembuluh darah mereka. Sebagai bayi, mereka mengetuk-ketuk

Read More »
Scroll to Top

SIGN UP TO DOWNLOAD
THIS TD-50 CUSTOM PATCHES

Created by Roland V-Drums specialist Simon Ayton, these patches were designed using the internal factory sounds and many of the techniques covered in the TD-50 guide. Enjoy exploring the possibilities!