Dari Studio ke Panggung: Panduan Musisi Elektronik Untuk Tampil

studio-ke-panggung

Untuk artis elektronik solo, pilihan yang paling jelas dalam hal tampil dalam pertunjukkan langsung yaitu DJ set yang sudah lama dikenal. Pada masa sekarang, menggunakan laptop yang menjalankan aplikasi DJ apapun, mixing (memadukan musik) trek lagu Anda sendiri adalah tindakan yang sangat mudah.

Melakukan peralihan dari studio rumahan yang hangat dan nyaman ke paparan publik berupa arena panggung live yang mengintimidasi, tidak dapat diprediksi, dan berisiko tinggi dapat menjadi sebuah tantangan nyata.

Namun, bagi mereka yang siap untuk terlibat dalam perencanaan dan upaya, membawa musik elektronik dalam bentuk apapun (dance, urban, arty, Berlin Schrool, improv – Anda sebut saja) ke atas panggung tidak hanya dapat memiliki efek promosi yang sangat besar atas karier produksi mereka (dan berpotensi terhadap saldo bank mereka), namun ini juga sangat menyenangkan dan luar biasa memuaskan.

Dikontribusikan oleh Roland Inggris

Oh, tentu saja, Anda bisa saja menghubungkan semuanya ke sequencer dan menekan ‘play’, namun hal itu – mari kita perjelas – tak ada bedanya dari orang yang berdiri sambil berpose.

Band musik tradisional yang memiliki jajaran gitar, bass, drum, vokal dan mungkin sebuah keyboard adalah setup (pengaturan) yang cukup mudah. Pemarin drum mendirikan peralatan mereka dan mengarahkan beberapa mikrofon ke arahnya, sementara orang-orang yang lain menyambungkan peralatan musik ke ampli, mungkin melalui pedal board atau small effects rack (rak efek kecil), dan juga mengoperasikan satu atau dua buah mikrofon. Mudah.

Musisi elektronik, di samping itu, akan menggunakan beberapa instrumen analog dan digital serta berbagai efek, sebuah laptop yang menjalankan DAW atau sejenis itu dan mixer mereka sendiri, cukup terpisah dengan yang dioperasikan oleh front-of-house engineer. Terlepas dari banyaknya komponen yang terlibat, membuat semuanya bekerja 100% dan dapat diandalkan adalah tugas besar itu sendiri.

Keuntungan terbesar yang memiliki band ‘reguler’, adalah bahwa setiap anggota band hanya perlu mengurus satu kanal musik paduan. Pemain drum menyediakan irama beat, gitaris berupa riff, dan sebagainya. Dan tentu saja, tontonan visual di atas panggung yang penuh dengan musisi yang bergerak emosional secara selaras akan selalu menjadi pemenang.

Artis elektronik, di sisi lain, harus melakukan itu semuanya sendiri – sebagian besar secara real time. Oh, tentu saja, Anda dapat menghubungkan semuanya ke sequencer dan menekan tombol ‘play’, namun hal itu – mari kita perjelas – tak ada bedanya dengan orang yang berdiri sambil berpose, dan orang-orang dalam kerumunan modern yang cerdas akan dapat menyadarinya dalam hitungan menit.

Tidak, untuk integritas artistik sejati dan dampak kreatif maksimal, Anda akan memukul drum pad, bermain synth, sampling (membuat model) suara secara langsung, melemparkan efek di sekitarnya dan memadukan lagu saat Anda bekerja. Dan Anda benar-benar harus terus bergerak, karena hanya menghabiskan lebih dari beberapa detik menatap layar laptop saja akan memberikan kesan bahwa Anda sedang memeriksa Facebook Anda.

Jadi, sekarang kita tahu apa saja rintangan itu. Bagaimana cara kita mengatasi berbagai rintangan tersebut? Ini semua tentang persiapan…

Anda akan membutuhkan DAW

Jelas, Anda tidak akan dapat secara harfiah memainkan setiap elemen dari setiap produksi multitrack dalam pertunjukkan langsung. Anda hanya punya sepasang tangan. Untuk itu, akan ada banyak sequencing yang terlibat, dan hal ini – bersama dengan perutean sinyal umum dan operasi ‘hub pusat’ lainnya – perlu ditangani oleh piranti lunak DAW, seperti halnya di studio Anda. Namun, dengan menggunakan DAW yang berorientasi performa dan tidak linear seperti Ableton Live, sequencing tersebut masih perlu melibatkan banyak interaksi asli.

Tampilan Live’ Session View, dan piranti lunak alternatif yang setara dengannya, memungkinkan adanya freeform triggering (pemicuan bebas) dari audio dan klip MIDI yang telah menyinkronkan tempo (yaitu, memiliki waktu yang berjalan bersamaan satu dengan yang lain) yang disusun dalam tumpukan vertikal. Jadi, untuk memberikan contoh yang sangat sederhana, Anda dapat memiliki satu set 20 klip beat MIDI yang dirutekan ke TR-8 Anda di satu trek, 15 bassline MIDI yang memicu TB-3 di sisi lain, tumpukan efek sampel pada perangkat ketiga, dan sebuah kanal langsung yang merutekan keyboard master Anda ke SYSTEM-8 synth Anda.

Klip tersebut dapat diluncurkan dalam kombinasi apa pun, dengan klip yang baru diluncurkan itu menunggu sampai awal bar berikutnya untuk mulai diputar, sementara Anda menemani mereka melakukan pertunjukkan langsung di SYSTEM-8.

Meskipun Anda telah menetapkan sebuah studio DAW, kami tetap merekomendasikan untuk beralih pencarian peralatan musik (gigging) dengan tujuan melakukan pertunjukkan langsung. Hal ini dikarenakan adanya pendekatan non-linearnya dirancang dengan tujuan melakukan pertunjukan langsung pada awalnya, kemudian mengekspor MIDI dan klip audio ke peralatan musik itu dari Logic, Cubase, Pro Tools, dan sebagainya. Hal tersebut mudah dilakukan…

Sederhanakan alat-alat musik Anda

Meskipun DAW dan laptop host tersebut cukup mudah dikelola, membawa sisa-sisa studio Anda di jalan adalah masalah lain yang perlu dipertimbangkan. Secara realistis – dan tergantung pada ukuran setup Anda – Anda mungkin tidak akan ingin membawa semuanya bersama Anda. Untuk itu, bereksperimenlah dengan penempatan posisi perangkat pada meja (kokoh!) apapun yang ingin Anda gunakan dan ringkaskan peralatan musik penting yang Anda sering gunakan.

Sebuah rak dapat berguna untuk menumpuk modul, namun jangan biarkan itu ditumpuk menjadi seperti menara – asumsikan bahwa panggung terkecil yang berpotensi Anda tempati akan memiliki rak yang sangat kecil pula.

Untuk synth yang hanya digunakan sesekali, akan lebih baik untuk ditinggalkan di rumah dibanding menghabiskan ruang meja kerja di atas panggung yang berharga, sampling (pengambilan sampel) adalah solusinya. Anda dapat merekam bagian suara aktual yang mereka mainkan sebagai loop (pengulangan), atau melakukan multisample (membuat berbagai sampel) atas not-per-not musik mereka menjadi sebuah soft sampler seperti Live’s Simpler, sehingga Anda masih dapat memainkan bagian-bagiannya sendiri melalui keyboard master Anda.

Di saat master keyboard pengontrol MIDI yang dilengkapi dengan drum pad terintegrasi adalah keharusan untuk memainkan synth format modul dan instrumen piranti lunak, dan memicu sampel dari DAW-hosted (perkusi, FX, dan sebagainya), pastikan Anda memainkan instrumen yang dilengkapi dengan keyboard dari ‘papan ketik’ mereka sendiri. Hal ini tidak hanya membuatnya terlihat lebih baik jika Anda berpindah dari synth satu ke synth lain di seluruh set, tetapi juga memastikan Anda tidak akan memilih yang salah secara tidak sengaja.

Ketika memilih trek yang layak untuk sebuah set elektronik pertunjukkan langsung, aturan yang sama berlaku untuk musik jenis lainnya: bayangkan semuanya dalam istilah tertinggi dan terendah, cahaya dan bayangan… dan betapa mudahnya mereka semua diterapkan ke atas panggung yang di depannya terdapat kerumunan orang yang membayar tiket konser.

Untuk berbagai efek terapan, itu pasti dibayar untuk membuat berbagai hal menjadi sederhana. Idealnya, Anda hanya menginginkan satu atau dua modul multi-efek pada unit pendukung yang dikirim dari mixer, mungkin dengan XY pad untuk kontrol langsung yang intuitif. Masukkan efek bawaan synths Anda ke dalam preset mereka sebanyak-banyaknya, untuk konsistensi dalam hal desain suara antara trek yang diproduksi dan versi pertunjukkan langsungnya, dan untuk membebaskan modul yang disebutkan di atas untuk spot FX, flamboyant dub-style (gaya dub flamboyan) petualangan delay umpan balik dan sebagainya.

Terakhir, pemantauan mixing dan cue. Meskipun Anda dapat menjalankan semua synth dan efek Anda ke antarmuka audio yang terhubung ke laptop Anda untuk proses mixing dalam DAW, namun kami pasti tidak akan merekomendasikannya.

Semakin banyak hal yang Anda lakukan dengan komputer Anda, semakin besar kemungkinan terjadinya crash (error). Untuk itu, jika Anda belum memilikinya, investasikan uang dalam mixer format kecil dengan hanya memiliki input yang cukup untuk menerima semuanya di peralatan musik Anda, dan beberapa bus (port) tambahan untuk pemrosesan efek.

Sebuah AIRA MX-1AIRA MX-1 cukup ideal, terutama jika Anda menggunakan perangkat AIRA lain di sampingnya, karena alat ini tidak hanya menghubungkan mereka melalui USB namun juga berfungsi sebagai pengontrol DAW, dan fitur efek sekuensial bawaanya, pemantauan cue (untuk mengaudisikan suara melalui headphone sebelum merutekannya ke paduan musik utama) dan masih banyak lagi.

Pastikan musik Anda benar-benar bisa dimainkan live

Ketika memilih trek yang layak untuk satu set pertunjukkan elektronik langsung, aturan yang sama berlaku seperti halnya musik jenis lain: bayangkan semuanya dalam istilah tertinggi dan terendah, cahaya dan bayangan… dan betapa mudahnya mereka semua diterapkan ke atas panggung yang di depannya terdapat kerumunan orang (mudah-mudahan) yang membayar tiket konser. Meskipun Anda dapat memasukkan bagian-bagian musik Anda yang paling ambisius, epik, padat – karena tidak ada batasan berapa banyak yang dapat dibuatkan sekuensialnya – ingatlah bahwa Anda perlu terhubung dengan para penonton, yang berarti mereka perlu percaya bahwa Anda-lah yang memegang kendali setiap saat, bukan laptop.

Untuk itu, pilihlah trek berdasarkan seberapa banyak interaksi langsung yang dapat Anda lakukan bersama mereka. Anda harus dapat melakukan sesuatu sepanjang waktu, entah itu memicu permainan drum, memainkan bass, memanipulasi filter atau hanya melemparkan efek-efek suara; dan sebagian besar tindakan itu perlu dilakukan jauh dari laptop.

Lihatlah kelas master Jack Garrettyang menakjubkan dalam memainkan drum, keyboard, gitar, bass dan vokal – secara langsung! (dengan sedikit bantuan dari sampling pad SPD-SX Roland).

Mencocokan keseimbangan yang tepat antara waktu yang dihabiskan untuk meluncurkan klip dan proses mixing (tidak menyenangkan untuk ditonton tetapi penting untuk menciptakan kembali produksi studio secara langsung) dan waktu yang dihabiskan untuk bermain keyboard atau drum pad (menyenangkan untuk ditonton, namun, sungguh tidak selalu berkontribusi banyak pada trek pada saat-saat tertentu) sangatlah penting. Singkatnya, sementara pemilihan musik benar-benar bersifat sentral, namun itu juga harus dilakukan dengan pertimbangan sudut pandang performa di depan para penonton.

Adalah sangat layak untuk mengembangkan beberapa trek khusus untuk dimainkan dalam pertunjukkan langsung. Pengulangan real-time adalah cara untuk melakukannya, merekam klip MIDI dan membuat sampel dari input audio langsung secara instan ke looper pedal (seperti Boss RC-1 LoopStation) atau plugin piranti lunak (seperti Live’s Looper, misalnya) untuk membangun trek yang telah disiapkan sebelumnya, lapisan demi lapisan. Pengulangan langsung adalah isu besar dengan para musisi jalanan sekarang. Untuk itu, pergilah ke pusat kota Anda pada Sabtu sore untuk melihat bagaimana hal itu dilakukan.

Tentu saja, Anda juga bisa melemparkan kehati-hatian Anda ke udara dan mengambil rute improvisasi sepenuhnya! Sekali lagi, looper pedal atau plugin adalah teman Anda di sini, dan selama Anda tidak terlalu menggeber kemampuan maksimal instrumen Anda sendiri, paduan musik dalam pertunjukkan langsung dapat sukses menarik simpati dari para penonton.

Anda mungkin dapat melemparkan satu efek di tengah-tengah set permainan musik, sehingga bila semuanya berjalan salah – atau pada akhirnya menjadi agak membosankan – Anda dapat mengambil langkah lain dan memulihkan keyakinan para penonton dengan berbagai materi yang telah dibuat sebelumnya.

Bila dalam kondisi darurat

Hal terakhir dan mudah-mudahan yang paling kecil, pada setiap alat elektronik yang memiliki software pemutar media (misalnya ponsel Anda) terhubung tanpa sengaja ke sebuah kanal mixer ketika sebuah trek musik – yang dapat mengangkat hype para penonton dan – siap dimainkan dapat secara tiba-tiba membuat laptop Anda crash (error). Selama Anda menjaga setup piranti lunak Anda tetap ramping dan sederhana, dan telah banyak melakukan uji coba sampai sehari sebelum pertunjukkan besar Anda untuk memastikan piranti lunak itu benar-benar dapat diandalkan, maka hal tersebut seharusnya tidak terjadi – namun Anda tahu apa yang mereka katakan tentang “gagal mempersiapkan”…

Kumpulan Artikel Terkait

TR-8 DAN BERBAGAI EFEK – BAGIAN 1: EFEK ONBOARD
TR-8 DAN BERBAGAI EFEK – BAGIAN 2: PEDAL
TR-8 DAN BERBAGAI EFEK – BAGIAN 3: MODULAR EFFECT
TIPS AND TRIK UNTUK PARA LOOPER TINGKAT LANJUT
LIHATLAH BU, TANPA KAKI! BAGAIMANA CARA MENDAPATKAN LOOPER ANDA
TEKNIK UMUM BERMAIN DRUM BERSAMA V-DRUMS
KLIK & PERALATAN MUSIK: BAGAIMANA CARA METRONOME DAPAT MENJADI SAHABAT TERBAIK ANDA
MELAKUKAN PERTUNJUKKAN LANGSUNG BERSAMA V-DRUMS DAN PERKUSI ELEKTRONIK

Produk-produk Terkait

TB-3

TR-8

System-8

SPD-SX

Related Posts

Jamie xx
News & Views

10 menit dengan Jamie xx

DJ, produser, artis solo dan remixer produktif, Jamie xx juga sepertiga dari pemenang Mercury Music Award, The xx. Sementara band ini menyatukan ketukan, break, dan

Read More »
News & Views

Roland AIRA

Dikontribusikan oleh Simon Ayton Minggu ini kami sangat senang telah menerima pengiriman alat musik seri terbaru dari AIRA. TR-8, TB-3, VT-3 dan System-1 akan memperkenalkan

Read More »
Scroll to Top

SIGN UP TO DOWNLOAD
THIS TD-50 CUSTOM PATCHES

Created by Roland V-Drums specialist Simon Ayton, these patches were designed using the internal factory sounds and many of the techniques covered in the TD-50 guide. Enjoy exploring the possibilities!