Manfaat Belajar Piano untuk Lansia

Orang lanjut usia bermain piano

Jika Anda telah mencapai tahun-tahun emas Anda, Anda mungkin sedang mencari hobi atau cara untuk tetap menyibukkan diri pada masa sekarang setelah Anda telah terlepas dari perbudakan perkantoran dan semua anak Anda telah beranjak dewasa. Tentu saja, akan menjadi hal yang bagus bila Anda memiliki beberapa waktu luang yang pada akhirnya Anda dapatkan untuk bersantai. Namun, hal tersebut tidak akan berlangsung lama setelah Anda mulai gatal untuk melakukan sesuatu yang baru. Mengapa tidak belajar bermain piano?

Piano tidak hanya menjadi instrumen termudah untuk didapatkan, namun alat ini juga dapat melatih keterampilan yang indah yang dapat membuat keluarga dan sahabat terkesan dan terhibur. Secara penting, alat ini juga telah terbukti memiliki manfaat nyata dan signifikan untuk otak yang tea menua.

Anda mungkin dengan mudah merasa bahwa Anda sudah terlambat dan terlalu tua untuk belajar piano. Namun, hal ini jauh sekali dari kenyataan. Banyak penelitian ilmiah telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir yang menunjukkan banyaknya manfaat nyata yang dapat diharapkan orang-orang di tahun emas mereka jika mereka memutuskan untuk belajar dan bermain piano pasca pensiun.

Orang lanjut usia belajar bermain piano

Bisakah belajar piano benar-benar membantu saya?

Salah satu penelitian yang telah disebutkan di atas dilakukan oleh Northwestern University. Berdasarkan penelitian, mereka belajar bahwa kaum tua yang belajar bermain piano memiliki koneksi saraf yang lebih baik, memori yang lebih kuat, dan berbicara lebih jelas. Memainkan instrumen adalah cara yang bagus untuk tetap menjaga otak Anda bekerja dan tetap bugar secara mental.

Studi lain dilakukan oleh Dr. Jennifer MacRitchie, di mana dirinya meminta kaum tua untuk mengikuti kursus musik selama enam minggu untuk memastikan bagaimana pelajaran tersebut berdampak pada kehidupan mereka. Hasil penelitian yang dia dapatkan yaitu bahwa penggunaan instrumen menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam koneksi antara otak dan otot tangan mereka. Jangan biarkan tangan Anda menjadi kaku. Biarkanlah mereka tetap gesit dengan bermain piano secara rutin!

Metode bermain musik juga telah lama diterapkan oleh berbagai panti jompo sebagai cara untuk membuat para penghuninya tetap rileks dan tenang. Para pasien yang menderita demensia di mana mereka tidak dapat mengingat banyak dari kejadian masa lalu telah diketahui dapat menyanyikan lagu secara bersama-sama dengan semua lirik lagunya ketika lagu-lagu tersebut dimainkan. Musik tampaknya memiliki cara untuk tinggal bersama-sama dengan kita.

Jennifer Burgos juga telah mempelajari dampak pelajaran piano pada orang dewasa di atas usia 60 tahun. Sebagai seorang Asisten Profesor pendidikan musik di University of South Florida, Tampa, Burgos menemukan fakta bahwa setelah enam bulan, para kaum tua yang telah mengikuti pelajaran piano memiliki tingkat keunggulan dalam kapasitas memori dan kefasihan verbal mereka dibandingkan dengan mereka yang tidak mengikuti pelajaran. Para musisi senior (yang sudah berusia tua) juga terbukti dapat memproses informasi dengan lebih cepat di atas kemampuan mereka untuk melakukan perencanaan.

Studi Lanjutan

Burgos bukanlah satu-satunya orang yang mempelajari efek musik pada otak yang telah menua. Dalam bidang penelitian yang semakin berkembang, terdapat banyak sekali peneliti yang secara kontemporer bermunculan setiap tahun untuk melengkapi dan menambah sedikit pekerjaan penelitian yang telah dilakukan pada subjek tersebut.

Salah satu contoh pendatang baru di dunia penelitian tentang subjek tersebut yaitu Hervé Platel, seorang profesor Neuropsikologi di Université de Caen Basse-Normandie, Prancis. Dia sedang melakukan proses studi neuroimaging kepada para kaum tua yang sehat, bukan musisi yang baru saja mulai bermain piano.

Peneliti lainnya yaitu seorang ahli saraf Julene Johnson yang menghabiskan hari-harinya bekerja sebagai profesor di Institute for Health and Ageing di University of California di San Francisco. Dia sedang menyelidiki jenis hubungan apa yang dapat dia temukan antara kaum tua yang bergabung dalam sebuah paduan suara setelah berusia 60 tahun, dan kemungkinan manfaat kognitif, motorik atau fisik yang dapat diberikan dalam kegiatan ini. Dengan semangat tanpa menyerah, dia juga akan memastikan bahwa di dalam studi tersebut akan mencakup ruang lingkup yang luas dengan melihat aspek psikososial serta segi kualitas dalam kehidupan.

piano kaum tua

Terobosan Terbaru

Baru-baru ini, terdapat banyak terobosan positif di bidang ini yang baru saja membuka mata kita terhadap semua manfaat yang mungkin diperoleh dengan bermain piano di usia lanjut. Terobosan tersebut termasuk namun tidak terbatas pada peningkatan pengenalan memori, peningkatan keterampilan motorik, dan kemampuan untuk memproses informasi lebih cepat.

Walaupun mungkin akan terasa sedikit canggung pada awalnya, belajar bermain piano tidak hanya mengizinkan Anda untuk ‘merayu’ siapapun (dengan musik) yang Anda sukai dengan nada-nada lagu piano Anda yang indah, namun juga akan memberikan latihan yang layak untuk otak Anda (dan mungkin dibutuhkan). Hal ini juga ikut mempertahankan ketangkasan dan kegesitan tangan dan jari jemari Anda yang tidak ingin Anda hilangkan.

Pemikiran Akhir

Kita harus mengubah pemikiran itu karena keterampilan ini tidak hanya menghibur kita dan membuka pikiran kita untuk menerima lebih banyak pengetahuan, namun juga dapat membantu kita untuk hidup lebih lama, lebih sehat, dan menjalani kehidupan dengan lebih penuh bersama orang-orang yang kita cintai.

Tentang Penulis

Linda Ritter adalah pecinta piano yang saat ini menjadi kontributor konten di PianoNadu.com. Dia juga berkolaborasi dengan beberapa musisi dan berbagai merek peralatan musik tertentu dalam pekerjaannya.

Artikel yang Direkomendasikan

Related Posts

Belajar piano
News & Views

Belajar Bermain Piano

“Hal tersulit di dalam belajar bermain piano bagi orang dewasa adalah bagaimana memulainya” Ditulis oleh Fiona Parish untuk Blog Roland Australia Saya memulai belajar bermain

Read More »
Scroll to Top

SIGN UP TO DOWNLOAD
THIS TD-50 CUSTOM PATCHES

Created by Roland V-Drums specialist Simon Ayton, these patches were designed using the internal factory sounds and many of the techniques covered in the TD-50 guide. Enjoy exploring the possibilities!